Dinamika Konstruksi, Investasi Asing, dan Industri Mikro Kecil terhadap PDRB Jawa Barat: Pendekatan ECM
Main Article Content
Abstract
Provinsi Jawa Barat merupakan motor penggerak utama ekonomi nasional dengan karakteristik sebagai pusat aglomerasi industri manufaktur dan lokasi berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Namun, dampak dari injeksi modal, pembangunan infrastruktur, dan peningkatan kapasitas industri tersebut sering kali mengalami waktu tunda (time lag) sebelum akhirnya memberikan kontribusi nyata terhadap ekonomi agregat. Perbedaan waktu respons ini membuat analisis statis konvensional tidak relevan untuk mengukur dinamika guncangan ekonomi daerah secara akurat.Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh sektor konstruksi, investasi luar negeri, dan Industri Mikro Kecil (IMK) terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Jawa Barat dalam perspektif jangka pendek dan jangka panjang. Data yang digunakan merupakan data time series triwulanan periode 2016–2025 yang bersumber dari BPS, dengan menggunakan pendekatan Error Correction Model (ECM). Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan kointegrasi antarvariabel. Dalam jangka panjang, sektor konstruksi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB, sedangkan investasi luar negeri dan IMK tidak signifikan. Sementara itu, model jangka pendek menunjukkan ketiadaan mekanisme penyesuaian instan, di mana seluruh variabel independen belum memberikan pengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan dominasi sektor konstruksi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi regional jangka panjang yang membutuhkan waktu transmisi lama.
Article Details
Section
Articles
Main Article Content
Abstract
Provinsi Jawa Barat merupakan motor penggerak utama ekonomi nasional dengan karakteristik sebagai pusat aglomerasi industri manufaktur dan lokasi berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Namun, dampak dari injeksi modal, pembangunan infrastruktur, dan peningkatan kapasitas industri tersebut sering kali mengalami waktu tunda (time lag) sebelum akhirnya memberikan kontribusi nyata terhadap ekonomi agregat. Perbedaan waktu respons ini membuat analisis statis konvensional tidak relevan untuk mengukur dinamika guncangan ekonomi daerah secara akurat.Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh sektor konstruksi, investasi luar negeri, dan Industri Mikro Kecil (IMK) terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Jawa Barat dalam perspektif jangka pendek dan jangka panjang. Data yang digunakan merupakan data time series triwulanan periode 2016–2025 yang bersumber dari BPS, dengan menggunakan pendekatan Error Correction Model (ECM). Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan kointegrasi antarvariabel. Dalam jangka panjang, sektor konstruksi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB, sedangkan investasi luar negeri dan IMK tidak signifikan. Sementara itu, model jangka pendek menunjukkan ketiadaan mekanisme penyesuaian instan, di mana seluruh variabel independen belum memberikan pengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan dominasi sektor konstruksi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi regional jangka panjang yang membutuhkan waktu transmisi lama.